Latihan Bersama
Latihan sangatlah penting dalam melaksanakan suatu ivent tanding. Fisik dan mental tentunya yang utama dalam tanding diring pertandingan. Latihan Bersama ini tidak lepas dari Protokol Kesehatan (Prokes) Covid -19, juga dalam pengaturan acara MC selalu menyampaikan atau mensosialisasikan Covid -19 yang semakin hari semakin ketat dalam melaksanakan Prokesnya. Disamping Prokes, disiplin dalam melaksanakan Pelatihan sangatlah utama. Peserta Pelatihan yang didominasi anak usia belasan tahun ini tetap semangat, walaupun turun hujan mengiringinya. Begitupula Pengurus Macan Tutul Putra Ciracap, Macan Tutul Putra Munggaran Pananggapan Cikangkung, serta Pengurus Maung Padjajaran dengan giatnya menelaah dan membimbing anak - anak asuhnya masing - masing.
Disela - sela dalam acara tersebut kami sambangi Pengurus Macan Tutul Putra Munggaran Cikangkung "kami melaksanakan latihan tersebut seminggu dua kali, latihan rutin di rumah ketua Wa Ade Bongsang. Dengan situasi dan kondisi serba sederhana. Yang penting anak - anak senang dan giat dalam latihan ini (sambung Aben). Pelatihan ini tidak sembarang melaksanakan latihan seiring dengan perizinan dari pemangku lingkungan yaitu dari Ketua RT Pananggapan, pelatihan cukup lancar. "Dan orng tua merasa bangga dengan anak - anaknya" sambung Ketua Wa Ade Bongsang sambil menyiapkan kopi.
Anak belasan tahun ini, usia yang masih cakap dan tanggap dalam skenario pembelajaran baik di sekolahnya maupun dalam pembelajaran Pencak Silat di paguronnya.
Lingkungan dan orang tua sangat mendukung dengan kesenian tradisional pencak silat ini. Seni budaya yang ampir lupa serta peminatnya kurang. "Generasi penerus sekarang hanya fokus pada gadget atau android sesuai dengan kemajuan sekarang, tetapi alhamdulillah anak - anak dilingkungan kami dengan adanya pencak silat ini sngat antusias" sambung Ketua RT Pananggapan Bapak Hadis disela acara latihan.
Dengan perkembngannya Seni budaya tradisional pencak silat di Wilayah Kecamatan Ciracap tidak akan sampai terjadinya kebudayaan seni tersebut hilang melainkan berkembang. Warga masyarakatpun mulai terbangun kembali dan sadar begitu pentingnya kehidupan ini diiringi dengan seni budaya. Serta semuanya tidak terlepas dari pendidikan agama dan pendisikan disekolahnya. Hanya pada saat pandemi sekarang aktifitas sekolah tidak dizinkan. Dan segera pulih dari pandemi ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar